Pulang Kampung Pertama
Setelah menjalani hiruk pikuk pekerjaan kantor selama 9 bulan, kini saatnya saya pulang kampung untuk pertama kalinya sejak menjadi CPNS.
Seperti biasa saya memilih pulang ke raha via kapal fery. Sudah lama sekali rasanya terakhir kali saya memilih jenis kapal lain. Alasannya jelas— fery tidak melewati jalur rawan ombak wkwk.
Meski prosesnya lebih ribet karena harus naik mobil dua kali, tapi dibanding harus menghadapi goncangan di kapal cepat rasanya lebih baik saya kerepotan di jalan saja.
Dari tempat tinggal di kendari ke torobulu saya membayar 70 ribu. Mobilnya bagus dan saya ditempatkan di depan. Meski kedinginan karena ACnya tinggi sekali. Tiba di torobul lanjut ke kapal dengan membayar 38 ribu. Nanti tiba di tampo naik mobil lagi ke kota Raha, dari raha membayar 10 ribu untuk sampai ke rumah.
![]() |
| harga tiket feri (torobulu - tampo) |
Saya menulis draft ini di atas kapal. Di lantai dua, tempat banyak orang duduk melantai di bawah kanopi. Cuacanya lumayan panas dan waktu perjalanan sepertinya masih lama.
![]() |
| gosong wkwkw |
Mungkin cukup itu saja postingan ini. Sampai jumpa di postingan lainnya.



Saya lebih suka tulisan pendek yang ditulis manusia, daripada tulisan panjang hasil AI.
ReplyDelete